Mon - Sat 8.00 - 17.00

Dua Tahun Bupati Aep Syaepuloh Pimpin Karawang, Emed Tarmedi: UHC hingga Swasembada Pangan Jadi Bukti Keberpihakan kepada Rakyat  

KARAWANG – Perjalanan kepemimpinan Bupati H. Aep Syaepuloh, S.E. dalam memimpin Kabupaten Karawang menjadi momentum penting untuk melihat berbagai capaian dan keberhasilan kebijakan pemerintah daerah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, Jumat (6/11/2026).

Ketua DPC Pemuda Tani Indonesia Kabupaten Karawang, Emed Tarmedi, menyampaikan apresiasi terhadap berbagai program dan kebijakan Pemerintah Kabupaten Karawang yang dinilainya menunjukkan keberpihakan kepada masyarakat, mulai dari sektor kesehatan, pendidikan, perlindungan sosial, pemberdayaan UMKM, hingga penguatan ketahanan pangan.

Menurut Emed, kepemimpinan H. Aep Syaepuloh memperlihatkan komitmen dalam menghadirkan pemerintahan yang mengutamakan kepentingan masyarakat serta mendorong kemajuan berbagai sektor strategis di Kabupaten Karawang.

“Berbagai program yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Karawang menunjukkan perhatian terhadap kebutuhan masyarakat. Kami mengapresiasi kepemimpinan H. Aep Syaepuloh yang terus mendorong kebijakan pro rakyat, memperkuat ekonomi kerakyatan, meningkatkan pelayanan publik, dan memberikan perhatian kepada petani sebagai salah satu kekuatan utama Karawang,” ujar Emed Tarmedi.

Ia menilai pertumbuhan ekonomi Kabupaten Karawang sebesar 5,06 persen dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 74,59 merupakan capaian positif yang mencerminkan perkembangan daerah dan peningkatan kualitas kehidupan masyarakat.

Salah satu program yang mendapatkan apresiasi Emed adalah Universal Health Coverage (UHC), sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan kesehatan kepada masyarakat melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Kabupaten Karawang meraih UHC Awards 2026 kategori Madya pada 27 Januari 2026. Cakupan kepesertaan UHC yang mencapai 100 persen pada Februari 2026 menjadi salah satu indikator keberhasilan perluasan perlindungan kesehatan masyarakat.

“Program UHC merupakan bukti nyata keberpihakan pemerintah kepada rakyat. Masyarakat memiliki kesempatan lebih luas untuk mendapatkan jaminan pelayanan kesehatan. Ini merupakan program yang sangat bermanfaat dan patut kita apresiasi,” ungkapnya.

Menurutnya, keberhasilan memperluas perlindungan kesehatan merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan keluarga di Kabupaten Karawang.

Sebagai Ketua DPC Pemuda Tani Indonesia Kabupaten Karawang, Emed memberikan perhatian khusus terhadap komitmen Pemerintah Kabupaten Karawang dalam mendukung agenda swasembada pangan nasional yang menjadi salah satu program strategis Presiden Prabowo Subianto.

Menurutnya, Kabupaten Karawang memiliki posisi strategis sebagai salah satu sentra produksi beras nasional. Keberhasilan menjaga produktivitas pertanian dan memperkuat kesejahteraan petani merupakan kontribusi penting bagi kemandirian pangan Indonesia.

“Program swasembada pangan bukan hanya tentang meningkatkan produksi beras, tetapi juga bagaimana pemerintah hadir melindungi petani, menjaga lahan pertanian, menjamin ketersediaan pupuk, memperkuat irigasi, serta memastikan hasil panen petani mendapatkan harga yang layak,” tegasnya.

Emed mengapresiasi sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat sektor pertanian melalui peningkatan produktivitas, modernisasi alat dan mesin pertanian, penguatan kelembagaan petani, serta regenerasi petani muda.

Ia juga menekankan pentingnya mengintegrasikan sektor pertanian dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Menurutnya, kedua program tersebut memiliki peluang besar untuk membuka pasar bagi produk pertanian lokal, memperpendek rantai distribusi, dan meningkatkan pendapatan petani.

“Karawang harus menjadi bagian penting dari keberhasilan swasembada pangan nasional. Kami bangga Karawang memiliki peran strategis sebagai lumbung pangan nasional. Harapan kami, di bawah kepemimpinan H. Aep Syaepuloh, sektor pertanian semakin maju, petani semakin sejahtera, dan generasi muda semakin tertarik menjadi petani modern,” katanya.

Emed turut memberikan apresiasi atas penghargaan Satyalancana Wira Karya yang diterima Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto pada 7 Januari 2026.

Penghargaan tersebut diberikan dalam momentum Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Menurut Emed, penghargaan tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan seorang kepala daerah, tetapi juga kebanggaan masyarakat Karawang, khususnya para petani yang selama ini berkontribusi menjaga ketersediaan pangan nasional.

“Penghargaan Satyalancana Wira Karya menjadi bukti bahwa kontribusi daerah dalam mendukung ketahanan pangan nasional mendapatkan perhatian dan pengakuan. Kami sebagai bagian dari masyarakat pertanian Karawang tentu merasa bangga,” ujarnya.

Selain itu, Bupati Aep juga menerima penghargaan detikJabar Awards 2025 kategori Anugerah Figur Akselerator Kemajuan Tokoh Pelindung Petani dan Lahan Pangan Berkeadilan.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Karawang memperoleh UHC Awards 2026 kategori Madya atas komitmen memperluas perlindungan kesehatan masyarakat.

Emed menilai berbagai penghargaan tersebut merupakan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas kepemimpinan dan pelayanan kepada masyarakat.

Di sektor ekonomi kerakyatan, Emed mengapresiasi perhatian pemerintah daerah terhadap pengembangan UMKM dan perluasan kesempatan usaha bagi masyarakat.

Salah satu capaian yang membanggakan adalah bazar UMKM dalam rangka HUT ke-393 Kabupaten Karawang yang mencatatkan transaksi sebesar Rp1.160.233.985 selama enam hari pelaksanaan pada 5–11 September 2026.

Selain itu, peluncuran Sentra UMKM Rawamerta pada Oktober 2025 menjadi salah satu upaya memperluas akses pemasaran dan meningkatkan daya saing produk lokal.

“UMKM merupakan kekuatan ekonomi masyarakat. Ketika pemerintah memberikan ruang pemasaran, pendampingan, dan kesempatan berkembang, maka pemerintah sedang membangun kemandirian ekonomi rakyat. Kami mengapresiasi perhatian Bupati Aep terhadap pelaku usaha lokal,” ungkapnya.

Ia berharap pengembangan UMKM terus terintegrasi dengan potensi desa, hasil pertanian lokal, koperasi, dan kebutuhan pasar sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat pertumbuhan ekonomi.

Di bidang pendidikan, Emed mengapresiasi kebijakan percepatan program LKS gratis yang memberikan perhatian terhadap beban biaya pendidikan keluarga.

Ia juga memberikan apresiasi terhadap rencana penguatan pendidikan karakter melalui kegiatan ekstrakurikuler wajib Baca Tulis Al-Qur’an bagi siswa TK hingga SMP mulai 2027.

Menurutnya, pendidikan merupakan investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi Karawang yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.

Sementara di bidang perlindungan sosial, perhatian terhadap penanganan stunting, bantuan jaminan sosial, dan program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Program-program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat seperti pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial merupakan wujud pemerintahan yang hadir untuk rakyat. Kami berharap program-program baik ini terus berlanjut dan semakin dirasakan manfaatnya,” tuturnya.

Emed menegaskan bahwa DPC Pemuda Tani Indonesia Kabupaten Karawang siap menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Karawang dalam mendukung berbagai program pembangunan, khususnya ketahanan pangan, swasembada pangan nasional, pemberdayaan petani milenial, pengembangan UMKM berbasis desa, dan penguatan ekonomi kerakyatan.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, organisasi kepemudaan, kelompok tani, koperasi, dan pelaku usaha menjadi kekuatan penting dalam mewujudkan Karawang yang semakin maju dan sejahtera.

“Pada prinsipnya, kami mendukung kepemimpinan H. Aep Syaepuloh untuk terus membawa Karawang menjadi daerah yang maju, mandiri, dan sejahtera. Kami ingin Karawang tidak hanya dikenal sebagai daerah industri, tetapi juga sebagai lumbung pangan nasional, pusat pertumbuhan ekonomi kerakyatan, serta daerah yang memberikan pelayanan kesehatan dan pendidikan terbaik bagi masyarakat,” pungkas Emed Tarmedi.

Ia berharap berbagai capaian, program pro rakyat, dan penghargaan yang telah diraih menjadi motivasi untuk terus memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat demi mewujudkan Karawang yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing.

(Redaksi)

Bagikan Artikel
- Advertisement -spot_img

Berita Lainnya