JAKARTA, HUKUMTIRANI.COM – Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul melantik sebanyak 39 ribu pegawai pemerintah yang terdiri dari jabatan fungsional di Kementerian Sosial, guru Sekolah Rakyat, tenaga kesehatan, hingga pelaksana teknis.
Pelantikan digelar secara hybrid, dengan sebagian peserta hadir langsung di kantor Kemensos dan puluhan ribu lainnya mengikuti secara virtual. Dari total 39.634 pegawai, mereka terbagi dalam 11 jabatan fungsional, 70 guru Sekolah Rakyat, 26 tenaga kesehatan, serta lebih dari 39 ribu PPPK pelaksana teknis.
Dalam sambutannya, Gus Ipul menegaskan pentingnya integritas dan mengingatkan seluruh pegawai baru agar tidak terjebak pada praktik korupsi.
“Pakta integritas yang tadi ditandatangani bukan sekadar formalitas, tetapi komitmen untuk menjauhi tindakan tercela, termasuk korupsi dan penyimpangan lainnya,” ujarnya, Jumat (3/10/2025).
Ia menekankan bahwa jumlah pegawai yang begitu besar harus diimbangi dengan kinerja yang profesional, cepat tanggap, serta berorientasi pada pelayanan publik.
“Pelantikan ini bukan akhir, tetapi awal dari tanggung jawab besar untuk menghadirkan layanan sosial yang lebih baik bagi masyarakat,” tegasnya.
Gus Ipul juga memberikan penghormatan khusus kepada Pepen Nazarudin, tokoh yang kini menjadi dosen di Poltekesos Bandung setelah lama mengabdi di lapangan. Ia menyebut Pepen sebagai “laboratorium hidup” karena pengalamannya menjadi sumber pengetahuan nyata yang tak tertulis di buku.
Sementara itu, salah satu pegawai PPPK yang baru dilantik, Imam Wahyudi, menyatakan rasa syukur atas kesempatan ini.
“Pelantikan ini menjadi penyemangat agar kami dapat terus meningkatkan kinerja dan menjaga amanah,” ucapnya.
Dengan pengangkatan puluhan ribu pegawai ini, Kementerian Sosial berharap layanan publik di sektor sosial semakin merata, efisien, dan tetap berpihak pada masyarakat yang membutuhkan.
Sumber : Detik
(Emed Tarmedi)

